Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Februari, 2014

Gambar MANADO- Banjir Bandang yang terjadi pada Januari lalu masih menyisahkan duka yang mendalam bagi para warga yang terkena musibah. Selain memakan korban, banjir bandang tersebut juga menghancurkan beberapa tempat tinggal, peralatan sekolah, juga keceriaan dan mental anak-anak atas duka yang masih dirasakan masyarakat Manado. Atas dasar itulah, Dompet Dhuafa berinisiasi untuk menjalankan program  recovery (pemulihan) pascabanjir bandang Manado, dengan melakukan pemetaan program pada (14-18/2) lalu.

“Kita mengadakan pertemuan dengan tokoh-tokoh masyarakat seperti MUI, Ketua ICMI, pesantren, dan lain sebagainya. Bersinergi untuk program dakwah dan pembinaan umat,” terang Ahmad Fauzi Qosim, Manajer Cordofa Dompet Dhuafa.

Dalam program recovery pasca banjir bandang, Dompet Dhuafa juga bersinergi dengan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Manado melibatkan 3 fakultas untuk menjadi kader dai Cordofa untuk pembinaan anak-anak muslim dan mualaf. Pembinaan umat melalui kader dai Cordofa ditempatkan di beberapa titik, yakni masjid Ashhabul Kahfi di Paal 2, masjid Nurul Jariyah di Tikala Baru dan masjid Nurul Huda di Kampung Ketang Baru, Manado.

“Kita juga mengambil satu tempat posko program recovery berupa pos sehat di masjid Nurul Jariyah, Tikala Baru Huntara, dan TPA Ceria di masjid Ashhabul Kahfi Paal 2,” ujarnya.

Selain pembinaan umat melalui kader dai Cordofa, Fauzi menuturkan, Dompet Dhuafa akan membangun 20 rumah di Paal 2 yang sudah rata dengan tanah. Puluhan rumah lainnya yang mengalami kerusakan juga menjadi konsentrasi Dompet Dhuafa.

“Kita akan bangun sebanyak 20 rumah yang sudah rata dengan tanah di Paal 2, juga puluhan rumah lainnya yang mengalami kerusakan,” ujar Ahmad.

Bersamaan dengan program recovery yang dijalankan, Dompet Dhuafa juga menyerahkan bantuan berupa 200 school kits untuk 200 siswa di Sekolah Dasar (SD) Irtibat, Dendengan Dalam, dan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 13 Manado. Selain itu paket al-Qur’an, iqro, buku bacaan Islam juga dibagikan di dua SD tersebut, serta TPA Ashhabul Kahfi, dan TPA Nurul Huda. (uyang/gie)                             sumber : www.dompetdhuafa.org

Iklan

Read Full Post »

IMG_7594 IMG_7589 IMG_7596 IMG_7597 IMG_7598 IMG_7600 IMG_7601 IMG_7602 IMG_7603 IMG_7604 IMG_7605 IMG_7606 IMG_7607 IMG_7609 IMG_7610 IMG_7611 IMG_7612 IMG_7613 IMG_7614 IMG_7615 IMG_7616 IMG_7617 IMG_7618 IMG_7619 IMG_7620 IMG_7621 IMG_7622 IMG_7623 IMG_7624 IMG_7625 IMG_7626 IMG_7630 IMG_7631 IMG_7632 IMG_7633 IMG_7634 IMG_7635 IMG_7636 IMG_7637 IMG_7638 IMG_7639 IMG_7640 IMG_7641 IMG_7643 IMG_7644 IMG_7645 IMG_7649 IMG_7650 IMG_7646 IMG_7654 IMG_7655 IMG_7656 IMG_7658 IMG_7659 IMG_7660 IMG_7661 IMG_7665 IMG_7666 IMG_7667 IMG_7670 dongdang

Read Full Post »

Read Full Post »

Beastudi_1 JAKARTA- Sebagai salah satu jejaring Dompet Dhuafa yang bergerak dalam bidang pendidikan dalam hal pengembangan sumber daya manusia strategis, Beastudi Indonesia Dompet Dhuafa kembali membuka pendaftaran Beastudi Etos. Seleksi akan dilakukan dengan membuka 2 gelombang dengan sasaran yang berbeda. Gelombang pertama pendaftaran sudah berlangsung 10 Januari hingga 28 Maret mendatang. Sedangkan pada gelombang kedua, pendaftaran akan dibuka pada Juli mendatang.

“Gelombang pertama yang akan diseleksi adalah luluan SMA/Sederajat dari keluarga tidak mampu dan akan masuk PTN melalui  jalur SMPTN, SBMPTN dan UM Jalur Reguler  dan diterima di PTN dan jurusan yang  direkomendasikan. Gelombang kedua yang akan diseleksi adalah Mahasiswa baru penerima bidik misi tahun 2014,” terang Budiyanto, Direktur Beastudi Indonesia DD, Kamis, (6/2).

Budiyanto menuturkan, tahun 2014 ini Beastudi Etos menargetkan 257 mahasiswa (etoser) menjadi calon penerima manfaat. Pada tahun lalu tahapan seleksi hanya menjaring sebanyak 130 etoser.

“Kita berharap dengan bertambahnya kuota pada tahun ini bisa memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas di kampus-kampus ternama di Indonesia,” terangnya.

Budiyanto mengungkapkan, Beastudi Etos tahun ini akan bekerjasama dengan 15 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia, seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Hasanuddin, dan PTN lainnya.

“Kita masih bekerjasama dengan 15 PTN diseluruh Indonesia, dan juga merekomendasikan jurusan pada calon peserta,” terangnya.

Budi menuturkan selain menerima beasiswa, para etoser nantinya akan memperoleh uang saku, support penelitian, dukungan prestasi luar negeri. Para etoser juga akan diberikan pembinaan secara intensif, program asrama, dan didorong untuk melakukan pemberdayaan masyarakat  di wilayah masing-masing melalui program Desa Produktif.

“Setelah mengikuti program Beastudi Etos ini, diharapkan para etoser nantinya akan memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat dan perbaikan bangsa kedepannya,” harapnya.

Beastudi Etos merupakan program investasi SDM yang fokus pada pembinaan, pendampingan dan pemberdayaan untuk membentuk SDM berkarakter untuk indonesia unggul dan berdaya. Sebelum menjadi jejaring Dompet Dhuafa, Beastudi Indonesia adalah sebuah departemen di Lembaga Pengembangan Insani Dompet Dhuafa dengan nama departemen pemuda dan komunitas.

Perkembangan program yang semakin pesat mendorong Dompet Dhuafa memperbesar kelembagaan departemen. Pada tanggal 1 Februari 2012, departemen pemuda dan komunitas resmi di perbesar menjadi sebuah kelembagaan jejaring Dompet Dhuafa di bawah koordinasi divisi pendidikan dengan nama Beastudi Indonesia.

Informasi lebih lanjut terkait Beastudi Etod dapat dilihat di http://www.beastudiindonesia.net atau langsung ke kantor Beastudi Indonesia di Bumi Pengembangan Insani, Jalan Parung KM 42, Parung, Bogor, Jawa Barat. (uyang/gie) sumber : dompetdhuafa.org

Read Full Post »

Image JAKARTA—Sebagai rumah sakit non-profit, RS. Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa bersinergi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk melayani warga miskin.  Program JKN yang dikelola BPJS Kesehatan sendiri telah berlaku sejak 1 Januari 2014.

RST terdaftar sebagai provider fasilitas pelayanan kesehatan tingkat lanjut BPJS Kesehatan. Dengan demikian, RST akan melayani peserta BPJS Kesehatan. “Baik yang PBI (Penerima Bantuan Iuran) dan Non-PBI pada layanan kelas 3,” terang Yahmin Setiawan, Direktur Utama RST Dompet Dhuafa, Kamis, (30/1).

Sejak awal berdirinya, RST Dompet Dhuafa berkomitmen melayani segmentasi pasien dari kalangan miskin atau dhuafa. Dengan adanya JKN, RST Dompet Dhuafa juga melayani pekerja tanpa menerima upah seperti pekerja informal (tukang ojek, tukang sayur dll) yang mendaftar sebagai peserta Non-PBI kelas 3.

Mengingat RST Dompet Dhuafa sebagai provider BPJS Kesehatan, Yahmin menuturkan pihaknya akan mengedukasi para anggota yang sudah terdaftar sebagai peserta PBI untuk memanfaatkan kartunya dengan baik.

“Kami juga akan mengadvokasi para member (anggota) RST yang belum terdaftar sebagai peserta PBI untuk bisa masuk daftar up-date terbaru peserta PBI yang dilakukan Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan,” jelasnya.

RST Dompet Dhuafa mulai diresmikan pada 4 Juli 2013. Secara legal formal, RST Dompet Dhuafa masuk kategori rumah sakit tipe D dengan tempat tidur kurang dari 100 dan ruang rawat inap berkelas 3. RST Dompet Dhuafa berlokasi di Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Bogor, Jawa Barat. (gie) sumber : www.dompetdhuafa.org

Read Full Post »